Pembuat Subtitle Otomatis — SRT & VTT dengan AI (subtitle generator Indonesia)
Upload video atau audio Anda — dapatkan file subtitle SRT atau VTT otomatis dengan timing tepat, siap upload ke YouTube, TikTok, Instagram, atau import ke CapCut/Premiere Pro/DaVinci Resolve. VexaScribe menggunakan Whisper large-v3 (WER ~6,4% di FLEURS Bahasa Indonesia, ~94% akurasi audio jernih). Auto-format max 42 karakter × 2 baris (Netflix industry standard). Deteksi bahasa otomatis untuk video BI, English, atau bilingual code-switching. Internasional dikenal sebagai “subtitle generator”, “auto subtitle generator”, atau “video to subtitle”. Gratis 30 menit, tanpa kartu kredit.
Format didukung:
Pembuat subtitle otomatis berarti tool AI yang mengubah audio dalam video menjadi file subtitle (SRT atau VTT) dengan timestamp yang tepat. VexaScribe menggunakan Whisper large-v3 dari OpenAI — akurasi ~94% pada Bahasa Indonesia audio jernih (FLEURS ID WER 6,4%). Waktu proses: 5–10 menit per jam video. Format ekspor: SRT (universal, untuk YouTube/CapCut/Premiere) dan VTT (HTML5 web, styling CSS). Auto-format max 42 karakter × 2 baris. 30 menit pertama gratis, tanpa kartu kredit.
“subtitle generator” — English term, same tool
Jika Anda cari subtitle generator, auto subtitle generator, srt generator, atau video to subtitle — Anda di tempat yang benar. Kategori tool ini dikenal internasional dengan nama bahasa Inggris — YouTube Studio, CapCut documentation, tutorial video editing semuanya menggunakan istilah Inggris standar. Sekitar 60% pencarian di Indonesia untuk kategori ini menggunakan istilah bahasa Inggris, bahkan untuk video berbahasa Indonesia.
Yang berubah: tidak ada. VexaScribe deteksi bahasa audio otomatis — video BI → subtitle BI, video English → subtitle English, video code-switching (BI + English, umum di podcast tech Indonesia) → subtitle bilingual yang benar. “subtitle generator” dan “pembuat subtitle” adalah hal yang sama.
Apa Itu Subtitle Otomatis? Kenapa Penting?
Subtitle otomatis adalah file teks (SRT atau VTT) yang dihasilkan dari audio video oleh AI — berisi teks dengan timestamp yang menentukan kapan setiap kalimat muncul dan kapan menghilang dari layar. Anda upload file ini ke YouTube/Vimeo, import ke video editor (CapCut, Premiere Pro, DaVinci Resolve), atau embed di website Anda sendiri.
Kenapa subtitle wajib untuk kreator Indonesia? Studi menunjukkan ~85% viewer TikTok dan Instagram Reels menonton dengan mode silent (feed scrolling di transportasi umum, kantor, dll). Tanpa subtitle, konten Anda dilewati. Untuk YouTube, subtitle meningkatkan average watch time (viewer lebih engaged) dan SEO (Google index subtitle text sebagai video content). Untuk konten edukasi, subtitle juga aksesibilitas — viewer dengan gangguan pendengaran, viewer yang belajar bahasa, atau viewer di lingkungan berisik.
Akurasi Whisper large-v3 untuk Bahasa Indonesia: FLEURS ID WER 6,4% (arXiv:2212.04356) — artinya ~94% akurasi kata pada BI standar audio jernih. Untuk audio bilingual (BI + English), Whisper handle code-switching dengan baik. Untuk dialek daerah aktif (Javanese asli, Sundanese asli, Batak Toba), akurasi menurun karena model bukan multi-dialek Nusantara — untuk konten dialek, review manual disarankan.
Sidecar SRT vs Burn-in Subtitle: VexaScribe hasilkan file SRT/VTT terpisah dari video (sidecar). Ini lebih fleksibel: viewer bisa on/off subtitle di YouTube, ganti bahasa, atau style-nya. Untuk burn-in (subtitle permanen di video — cocok untuk TikTok/Reels di mana viewer silent-scroll), import SRT ke video editor dan render dengan subtitle enabled.
Contoh Subtitle (Video YouTube)
Sumber Video yang Sering Diproses
Harga sederhana dan transparan
Harga berdasarkan menit video. Menit gratis termasuk saat daftar.
Lihat semua paketYouTube Auto-Caption vs VexaScribe Subtitle Generator
YouTube Auto-Caption
- ✗Gratis, otomatis untuk semua video publik
- ✗Akurasi Bahasa Indonesia bervariasi (60-85%)
- ✗Tidak bisa edit sebelum publish
- ✗Speaker separation terbatas
- ✗Hanya untuk video yang sudah publish di YouTube
Cocok untuk Video YouTube publik dengan audio jernih
VexaScribe (Whisper large-v3)
- ✓30 menit gratis, lalu mulai $2/bulan
- ✓Whisper large-v3, FLEURS ID 6,4% WER (~94%)
- ✓Edit di editor built-in sebelum export
- ✓Speaker separation hingga 50 orang
- ✓Untuk video di mana saja (belum upload, private, di editor)
Cocok untuk Semua video (draft, private, editing) + akurasi lebih tinggi
Cara Buat Subtitle dalam 3 Langkah
Upload Video atau Audio
Drag & drop file video (MP4, MOV, AVI, MKV, WebM) atau audio (MP3, WAV, M4A). VexaScribe otomatis extract audio dari video — tidak perlu convert dulu. Semua codec didukung (H.264, H.265, AV1, VP9).
AI Generate Subtitle
Whisper large-v3 memproses audio, deteksi bahasa otomatis (BI atau bilingual code-switching), generate subtitle dengan timestamp yang tepat, auto-pecah kalimat panjang menjadi baris-baris readable (max 42 karakter × 2 baris).
Edit & Export SRT/VTT
Review subtitle di editor built-in — koreksi teks, adjust timing, split/merge subtitle jika perlu. Export sebagai SRT (universal, cocok untuk YouTube/Vimeo/CapCut/Premiere) atau VTT (HTML5 web video, styling CSS support).
SRT vs VTT — Format Mana yang Cocok untuk Anda?
Dua format subtitle utama. VexaScribe export keduanya — pilih sesuai target Anda:
🎬 SRT (SubRip)
Format subtitle paling universal. Didukung semua platform: YouTube, Vimeo, TikTok, Instagram, dan semua video editor (CapCut, Premiere, DaVinci, Final Cut, Kdenlive).
Pilih SRT jika: target YouTube/TikTok/Reels, atau perlu import ke video editor untuk styling.
🌐 VTT (Web Video Text Tracks)
Format modern untuk HTML5 video player di website. Support styling CSS, positioning subtitle di layar, dan multi-track (subtitle + captions + description terpisah).
Pilih VTT jika: embed video di website sendiri dengan HTML5 <video> tag, atau perlu styling advanced.
Bimbang? Pilih SRT. Kalau perlu VTT nanti, konversi SRT → VTT sangat mudah (tool online gratis, atau ffmpeg command). SRT adalah standar de facto untuk 99% use case.
Workflow per Platform — YouTube, TikTok, CapCut, Premiere Pro
SRT dari VexaScribe kompatibel dengan semua platform mainstream. Berikut workflow spesifik per platform:
📺 YouTube
YouTube Studio → pilih video → menu kiri "Subtitle" → pilih bahasa → "Upload with timing" → upload file .srt. Sinkronisasi otomatis. Untuk multi-bahasa (BI + English), upload dua file terpisah dengan tag bahasa berbeda — viewer bisa switch di setting player.
🎵 TikTok / Reels
TikTok dan Instagram Reels tidak support sidecar SRT — perlu burn-in. Workflow: (1) Import video ke CapCut, (2) Import SRT dari VexaScribe sebagai text track, (3) Styling font/warna/posisi, (4) Export video dengan subtitle enabled. Result: video dengan subtitle permanen, siap upload.
✂️ CapCut
CapCut Desktop → Import → drag file SRT ke timeline sebagai text track. CapCut otomatis sync timing. Styling (font, warna, animasi masuk/keluar) di properties panel. Export dengan text overlay enabled untuk burn-in subtitle.
🎞️ Premiere Pro / DaVinci Resolve
Premiere Pro: Window → Text → Captions → New Captions Track → Import SRT. DaVinci Resolve: Deliver page → Subtitle Settings → Import SRT. Kedua editor support styling font, warna, background, dan posisi subtitle di layar.
Akurasi Subtitle untuk Bahasa Indonesia — Realistis, Bukan Marketing
Banyak layanan klaim “99% akurasi”. Faktanya itu marketing — tidak ada model AI transkripsi komersial yang mencapai 99%+ dalam kondisi nyata. Yang bisa diverifikasi:
Whisper large-v3 di benchmark FLEURS (Google Research)
Word Error Rate (WER) ~6,4% untuk Bahasa Indonesia, diukur di FLEURS — benchmark standar Google Research untuk 102 bahasa. WER 6,4% setara dengan ~94% akurasi kata pada audio jernih dibaca dengan tempo alami. Sumber: arXiv:2212.04356.
Video Praktik (real-world)
- Podcast recording dengan mic profesional: 92–95%
- YouTube video dengan lav mic: 90–94%
- Kuliah online/webinar via Zoom: 85–92%
- Video HP dengan mic built-in (indoor): 82–90%
- Vlog outdoor (jalan, kafe): 75–85%
- Konten dengan BGM keras: 70–85%
Catatan Dialek Nusantara
Whisper adalah model Bahasa Indonesia standar, bukan multi-dialek Nusantara:
- Video BI standar dengan aksen daerah (Jawa/Sunda/Batak) → akurasi tetap tinggi
- Video dialog aktif dalam bahasa daerah (Javanese asli, Sundanese asli, Batak Toba, Minang) → akurasi turun 20–35 poin (kepercayaan: tinggi — Whisper training data adalah BI standar)
- Untuk konten dialek, review manual subtitle sebelum publish sangat disarankan
Kesimpulan praktis: untuk konten kreator BI standar, akurasi Whisper cukup untuk draft subtitle yang perlu 5–15 menit review manual. Untuk konten formal (edukasi bersertifikat, konten korporat), review lengkap sebelum publish disarankan. Untuk konten dialek daerah, transkripsi manual atau human review wajib.
Praktik Terbaik Subtitle untuk Kreator Indonesia
Lima aturan praktis untuk subtitle yang readable dan professional:
- 1.Max 42 karakter per baris, 2 baris per subtitle — standar Netflix. Baris lebih panjang sulit dibaca dalam 2-3 detik.
- 2.Durasi 1–6 detik per subtitle — kurang dari 1 detik terlalu cepat, lebih dari 6 detik terlalu lama (viewer sudah baca ulang).
- 3.Reading speed max 17 karakter/detik — hitung: total karakter subtitle ÷ durasi tampil. Jika > 17, split menjadi 2 subtitle terpisah.
- 4.Split di natural pause — pecah kalimat panjang di titik/koma/konjungsi ("dan", "tapi", "kemudian") — bukan di tengah frasa.
- 5.Konsistensi punctuation — pilih: pakai titik di akhir semua subtitle, atau tidak sama sekali. Jangan campur.
VexaScribe otomatis apply aturan #1, #2, dan #3. Aturan #4 dan #5 memerlukan review manual di editor built-in (biasanya 2–5 menit untuk video 10 menit).
Fitur Pembuat Subtitle
Semua yang dibutuhkan untuk buat subtitle SRT/VTT professional dengan cepat
Akurasi Bahasa Indonesia ~94%
Whisper large-v3 dengan FLEURS ID WER 6,4%. Cocok untuk video YouTube, TikTok Reels, podcast video, dan konten kreator BI standar.
Cepat: 1 Jam Video → 5-10 Menit
Upload, tutup tab, kerja hal lain — subtitle siap saat balik. Cocok untuk kreator yang upload mingguan dengan deadline ketat.
SRT + VTT dengan Timing Tepat
Export SRT (universal, YouTube/Vimeo/video editor) atau VTT (HTML5, styling CSS). Timestamp presisi, auto-format max 42 karakter × 2 baris (industri standar).
99 Bahasa + Auto-Detection
Video BI, English, atau bilingual code-switching (BI + English mixed — umum di tech content Indonesia) di-handle otomatis. Tidak perlu pilih bahasa manual.
Multi-Speaker Support
Untuk video dengan multi-speaker (panel discussion, wawancara video, podcast video), speaker separation otomatis — subtitle include speaker labels jika perlu.
Privasi Terjaga
File dienkripsi TLS saat upload, AES-256 saat disimpan. Bisa hapus kapan saja. Tidak digunakan untuk training AI. Copyright video Anda tetap milik Anda.
Pertanyaan Umum tentang Pembuat Subtitle
Apa bedanya SRT dan VTT? Mana yang harus saya pilih?
SRT (SubRip Text) adalah format subtitle paling universal — didukung oleh YouTube, Vimeo, semua video editor (Premiere, CapCut, DaVinci, Final Cut, Kdenlive), dan hampir semua media player. VTT (Web Video Text Tracks) lebih modern, dirancang untuk HTML5 video player di website dan mendukung styling CSS + posisi subtitle. <strong>Pilih SRT</strong> jika target Anda YouTube/TikTok/video editing. <strong>Pilih VTT</strong> jika Anda embed video di website sendiri. VexaScribe mengekspor kedua format — Anda bisa pilih di editor sebelum download.
Berapa panjang maksimal per baris subtitle?
Best practice industri: <strong>maksimal 42 karakter per baris, 2 baris per subtitle, durasi 1-6 detik per subtitle</strong>. Netflix menggunakan standar 42 karakter × 2 baris. YouTube tidak enforce strict limit tapi merekomendasikan hal serupa. VexaScribe otomatis memecah kalimat panjang menjadi baris-baris pendek yang readable — Anda bisa fine-tune manual di editor sebelum export jika perlu. Untuk BI, kata-kata biasanya sedikit lebih panjang dari English, jadi kadang perlu editing manual untuk teks BI yang kompleks (istilah teknis, nama panjang).
Is this the same as "subtitle generator" tools I see in English?
Ya. "subtitle generator", "auto subtitle generator", "subtitle generator ai", "video to subtitle" adalah nama internasional (bahasa Inggris) untuk kategori tool ini. Sekitar 60% pencarian di Indonesia untuk kategori ini menggunakan istilah bahasa Inggris. Alatnya sama, hasilnya SRT/VTT dalam Bahasa Indonesia (dengan deteksi bahasa otomatis). Video berbahasa Inggris → subtitle bahasa Inggris. Video berbahasa Indonesia → subtitle Bahasa Indonesia. Video bilingual (code-switching, umum di konten tech Indonesia) → di-handle dengan benar di kedua bahasa.
Apakah subtitle bisa langsung diupload ke YouTube?
Ya, langsung. Setelah export SRT dari VexaScribe: (1) Buka YouTube Studio → pilih video Anda → menu kiri "Subtitle" → pilih bahasa → "Upload with timing", (2) Upload file .srt Anda — YouTube otomatis sync dengan video. Untuk multi-bahasa (misalnya BI + English subtitle), upload dua file terpisah dengan tag bahasa yang berbeda. Ini jauh lebih baik dari auto-caption YouTube karena akurasi Whisper large-v3 lebih tinggi dan Anda bisa edit sebelum upload.
Bagaimana workflow untuk CapCut, Premiere Pro, atau DaVinci Resolve?
Semua editor video profesional support import SRT: <strong>CapCut Desktop</strong> → Import → drag file SRT ke timeline sebagai text track. <strong>Adobe Premiere Pro</strong> → Window → Text → Captions → New Captions Track → Import SRT. <strong>DaVinci Resolve</strong> → Deliver page → Subtitle Settings → Import SRT. <strong>Final Cut Pro</strong> → File → Import → Captions → pilih SRT. Setelah import, Anda bisa styling font, warna, posisi, dan animasi subtitle di video editor. VexaScribe SRT export sudah properly formatted — kompatibel semua editor.
Bisakah saya buat subtitle burn-in (permanen di video)?
VexaScribe menghasilkan file SRT/VTT (sidecar subtitle) — subtitle terpisah dari video. Untuk burn-in (subtitle jadi bagian video permanen), Anda perlu video editor: import SRT ke CapCut/Premiere/DaVinci → render/export video dengan subtitle enabled. Sidecar SRT lebih fleksibel (viewer bisa on/off, ganti bahasa, style di YouTube), tapi burn-in lebih cocok untuk media sosial (Instagram Reels, TikTok) di mana viewer biasanya scroll dengan silent mode.
Bagaimana akurasi untuk Bahasa Indonesia?
Whisper large-v3 mencapai Word Error Rate (WER) ~6,4% untuk Bahasa Indonesia di benchmark FLEURS Google Research (arXiv:2212.04356) — artinya ~94% akurasi kata pada audio jernih. Untuk video profesional (podcast recording, YouTube dengan mic bagus) akurasi 90-94%. Untuk video HP dengan mic built-in atau outdoor: 78-88%. Vlog dengan background music keras: 70-85%. <strong>Catatan dialek:</strong> BI standar dengan aksen daerah (Jawa/Sunda/Batak) tetap akurat. Video dalam bahasa daerah aktif (Javanese asli, Sundanese asli) → akurasi turun signifikan.
Format video/audio apa saja yang didukung?
<strong>Video:</strong> MP4, MOV, AVI, MKV, WebM, WMV, FLV. <strong>Audio:</strong> MP3, WAV, M4A, FLAC, OGG, AAC, WMA, OPUS (termasuk WhatsApp voice note). VexaScribe otomatis extract audio dari file video — Anda tidak perlu convert dulu. Video codec (H.264, H.265, AV1, VP9) tidak berpengaruh karena hanya audio track yang diproses. Ukuran maksimum 5 GB per file.
Bisakah saya buat subtitle dalam dua bahasa sekaligus (dual subtitle)?
VexaScribe hasilkan subtitle dalam bahasa audio (deteksi otomatis). Untuk dual subtitle (BI + English di layar bersamaan), workflow-nya: (1) Buat SRT bahasa asli (misalnya BI), (2) Translate ke bahasa kedua manual atau dengan translation tool, (3) Upload dua SRT terpisah ke YouTube dengan tag bahasa berbeda — viewer pilih bahasa mana yang mau ditampilkan. Untuk burn-in dual subtitle di CapCut/Premiere, import dua SRT sebagai text track terpisah dan atur posisi (BI di bawah, English di atas atau sebaliknya).
Berapa biaya buat subtitle?
30 menit pertama gratis — tanpa kartu kredit. Setelah itu: <strong>Starter US$2/bulan (~Rp 32.000)</strong> untuk 200 menit, <strong>Basic US$5/bulan (~Rp 80.000)</strong> untuk 1.000 menit (~17 jam), <strong>Pro US$10/bulan</strong> untuk 2.500 menit, <strong>Studio US$20/bulan</strong> untuk 6.000 menit. Untuk YouTuber yang upload mingguan (30-60 menit per video), Basic biasanya cukup. Untuk kreator TikTok/Reels dengan volume tinggi, Pro atau Studio.
Catatan: Akurasi subtitle tergantung kualitas audio dalam video (mikrofon, background noise, overlap). Untuk konten publikasi formal, review manual subtitle sebelum export disarankan. Whisper large-v3 WER 6,4% berdasarkan FLEURS Indonesian (arXiv:2212.04356). Diverifikasi 2 Agustus 2026.